Konsep Pengembangan Berbasis Open Source


Konsep Pengembangan Berbasis Open Source - Pada kesempatan kali ini admin akan membahas materi atau artikel berkaitan dengan Open source. Topik yang kita akan pelajari yaitu seputar konsep pengembangan berbasis open source, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan lihat penjelasanya di bawah ini.



Memulai Pengembangan Berbasis Open Source

  • Public Announcement, Seseorang bisa mengumumkan pembuatan proyek di tempat umum (Media Sosial,dll).
  • Proyek Open Source yang mapan dapat dimulai oleh pihak-pihak luar yang Berminat. (Intel/AMD/Nvidia dalam memproduksi driver untuk Linux).
  • Pengembang yang mengerjakan base code yang berfungsi, sisa fitur kode bisa dilanjutkan oleh kontributor lainnya.
  • ​​​​​​​Kode yang sudah ada dan matang, sehingga orang lain bisa melakukan modifikasi yang pantas (tidak mengandung kode mencurigakan, atau pengambilan data pribadi).

 


Jenis Proyek Umum

Software Utama (software utuh, dibuat oleh programmer dan dipublikasikan melalui situs.Repository seperti github)

Library/Pustaka (potongan kode yang berfungsi sebagai pendukung software utama. Contoh: Plugin)

 

Penjelasan:

Browser: Dibuat oleh developer yang digunakan untuk menjelajahi laman internet. Ini adalah contoh Software Utama Utuh.

Addons / plugin: Dibuat oleh komunitas yang menginginkan fitur-fitur tambahan diluar pengembangan software utama Browser. Bisa dikategorikan sebagai Pustaka/Library karena merupakan tambahan.

 


Perhatian ketika Mengembangkan Software

 

Tidak ada batasan bahasa yang digunakan untuk mengembangkan software open source.

Namun yang menjadi masalah adalah Library/API tambahan yang digunakan karena tidak semuanya open source.



Mode Pengembangan Pada Umumnya

  • Waterfall
  • Agile
  • Iterative

Software yang dikembangkan menggunakan API-API yang disediakan oleh luar sana wajib diturunkan lisensi nya ke software yang dibuat (menggunakan lisensi yang sama atau kompatibel)


Penjelasan:

Ketika pembuat software utama melisensikan softwarenya menggunakan lisensi GPL. Maka ketika software tersebut diimplementasikan kembali di software utama, software yang baru tersebut juga harus menggunakan lisensi GPL

Kasus kedua, apabila software baru terdapat campuran software lainnya, maka perlu dicek kompatibilitas dengan lisensi utama (dilihat dari berapa banyak lisensi yang diimplementasikan). Jika kompatibel, maka lisensi bisa menggunakan lisensi utama tersebut sebagai Derivative Works.

 


Kontributor/Partisipan Program

 

Proyek perangkat lunak biasanya mendapatkan bantuan dari orang-orang di internet untuk mengembangkan software nya lebih lanjut dan menjadi lebih baik:

Kontribusi yang diberikan tergantung dari skill yang dipunyai:

  • Umpan Balik
  • Pengujian, Pelaporan atau Perbaikan Bug
  • Request Fitur Baru
  • Membuat Artwork
  • Menulis Dokumentasi
  • Penerjemahan


Penjelasan:

Contoh jumlah kontributor dalam tahun terakhir yang dapat dilihat di situs github.com

 


Peran lain yang bisa dilakukan

 

  • Donatur
  • Panduan Pengguna (FAQ)
  • Tutorial
  • Pengatur Kualitas

Sekian materi mengenai konsep pengembangan berbasis open source, semoga bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan.


Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama